
PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID – Lapangan Hijau Patriot Bambalemo, Kecamatan Parigi, menjadi lokasi penutupan Turnamen Gubernur BERANI Cup 2026, Senin, 16 Februari 2026. Partai final yang mempertemukan Isba Binangga dan Alfath Family Masigi berlangsung dalam tensi tinggi serta diwarnai protes pada babak kedua.
Penutupan turnamen tingkat Provinsi Sulawesi Tengah itu dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, yang menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan ajang tersebut.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil agresif. Isba Binangga membuka keunggulan melalui titik putih setelah salah seorang pemainnya dijatuhkan di kotak terlarang. Eksekusi penalti Mohamad Ikbal yang tenang dan terarah membawa Isba Binangga unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat. Pada menit ke-63, Isba Binangga kembali mencetak gol sehingga kedudukan berubah menjadi 2-0. Gol tersebut memicu protes dari kubu Alfath Family Masigi yang mempertanyakan keputusan wasit.
Setelah melakukan pembahasan internal, tim Alfath Family memutuskan tidak melanjutkan pertandingan meskipun waktu tersisa. Keputusan itu membuat wasit menghentikan laga dan menyatakan Isba Binangga sebagai Juara Pertama Turnamen Gubernur BERANI Cup 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, wasit, pemain, sponsor, serta masyarakat yang telah mendukung sehingga turnamen ini berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa sportivitas tidak hanya diuji di dalam lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Menurut dia, menjaga persaudaraan dan ketertiban bersama merupakan kemenangan yang sesungguhnya.
Gubernur berharap Turnamen Gubernur BERANI Cup dapat menjadi agenda tahunan dengan berbagai penyempurnaan penyelenggaraan, sekaligus menjadi wadah lahirnya talenta sepak bola potensial dari Sulawesi Tengah menuju tingkat nasional.
Kehadiran Wakil Bupati Abdul Sahid dalam penutupan itu dinilai sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, guna membangun semangat kebersamaan, prestasi, dan persatuan masyarakat.
Turnamen Gubernur BERANI Cup 2026 pun berakhir bukan hanya dengan catatan skor, melainkan juga menyisakan dinamika pertandingan yang menguji sportivitas di lapangan.









