Dari Desa Masari, Posyandu 6 SPM Bawa Enam Layanan Dasar Lebih Dekat ke Warga

PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID — Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) mulai diperkenalkan di Kabupaten Parigi Moutong. Soft launching program tersebut digelar di halaman Kantor Desa Masari, Kecamatan Parigi Selatan, Rabu (22/7/2026).

Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Abdin, S.E., bersama Apt. Muhamad Basuki mewakili pimpinan DPRD menghadiri kegiatan yang mengusung tema “Satu Posyandu Enam Pelayanan Dasar untuk Semua” tersebut.

Kegiatan turut dihadiri Bupati Parigi Moutong, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur TNI dan Polri.

Posyandu 6 SPM menjadi bagian dari upaya pemerintah mengintegrasikan enam jenis pelayanan dasar agar lebih mudah diakses masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia).

Kehadiran unsur legislatif, eksekutif, serta aparat keamanan dalam kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatan lintas sektor dalam penguatan pelayanan publik hingga tingkat desa.

Pemerintah Desa Masari dan masyarakat juga menyambut peluncuran program tersebut. Warga tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi.

Di sela kegiatan, Abdin mengapresiasi peluncuran Posyandu 6 SPM. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat desa.

“Kami dari pihak legislatif sangat mengapresiasi langkah maju ini. Posyandu 6 SPM bukan sekadar program seremonial, melainkan jembatan bagi masyarakat desa untuk mendapatkan hak layanan kesehatan dasar yang layak. DPRD Parigi Moutong berkomitmen penuh memastikan regulasi dan dukungan anggaran berjalan selaras demi keberlanjutan program ini ke depan,” ujar Abdin.

Sementara itu, Apt. Muhamad Basuki menilai integrasi enam pelayanan dasar dalam satu posyandu dapat mempercepat intervensi kesehatan, terutama bagi balita, ibu hamil, dan lansia.

Ia menyebut keberhasilan program tidak hanya bergantung pada konsep pelayanan, tetapi juga kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan kader posyandu.

“Melalui satu wadah dengan enam pelayanan dasar ini, intervensi kesehatan bagi balita, ibu hamil, dan lansia akan jauh lebih cepat serta tepat sasaran. Kami berharap integrasi ini didukung dengan kesiapan fasilitas dan kader yang mumpuni, sehingga target penurunan angka stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Parigi Selatan bisa tercapai optimal,” tambah Apt. Muhamad Basuki.

DPRD Kabupaten Parigi Moutong menyatakan siap mengawal keberlanjutan Posyandu 6 SPM melalui fungsi pengawasan, regulasi, dan dukungan anggaran.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar yang layak, bermutu, dan terjangkau, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat desa.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *