
PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memulai rangkaian Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan pembukaan kejuaraan bola voli di Alun-alun Kota Parigi, Selasa, 4 Oktober 2025. Staf Ahli Bupati, Aswini Dimpel, hadir mewakili pemerintah daerah untuk membuka kegiatan yang diikuti berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Tahun ini, peringatan HKN tidak hanya diramaikan dengan pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi seluruh tenaga kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit dan klinik swasta. Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong, sebagai penyelenggara, menambahkan lomba tarik tambang dan senam bersama sebagai rangkaian kegiatan.
Ketua Panitia, Astar Baturangka, menyebut bahwa kompetisi olahraga sengaja digunakan sebagai medium mempererat solidaritas antartenaga kesehatan.
“Ini bukan semata olahraga, tetapi wadah membangun kebersamaan. Hubungan yang baik antarinstansi akan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat,” jelas Astar
Ia juga mengemukakan bahwa peringatan HKN bersinggungan dengan proses penilaian mutu puskesmas. Penilaian meliputi indikator strategis seperti angka kematian bayi, penanganan gizi buruk, serta capaian percepatan penurunan stunting di masing-masing wilayah kerja.
“Kami ingin melihat sejauh mana indikator mutu ini bisa ditangani di lapangan,” kata Astar menegaskan.
Selain kegiatan olahraga, panitia menyiapkan layanan kesehatan gratis pada 7–8 November mendatang di Auditorium Kantor Bupati. Rangkaian HKN juga akan diisi seminar kesehatan dan bakti sosial donor darah yang melibatkan organisasi profesi seperti PPNI, Ikatan Dokter Gigi Indonesia, dokter spesialis kandungan, dan tenaga farmasi.
Semua kegiatan tersebut telah dikoordinasikan dengan Bapelkes Provinsi Sulawesi Tengah agar peserta mendapatkan sertifikat resmi sebagai penunjang kompetensi tenaga kesehatan.
Kejuaraan bola voli tahun ini diikuti 12 tim putra-putri yang mewakili berbagai wilayah dan instansi, antara lain TOBASA, SUMBAR, PAL, RSUD Anutaloko, RSIA Devina, PMI, RS Baznas, PKM Ampibabo, SINBAR, TINSEL, STP Bersaudara, dan Moutong Bersatu.
Melalui rangkaian HKN 2025 ini, pemerintah daerah berharap atmosfer positif dan komunikasi antartenaga kesehatan semakin kuat, sehingga seluruh fasilitas layanan kesehatan dapat meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Laporan : Rejang








