Bupati Parigi Moutong Hadiri Dharma Santi Nyepi, Tekankan Harmoni dalam Keberagaman

Bupati Parigi Moutong,Erwin Burase./ Foto : IST.

PARIGI MOUTONG,DIALOGIS.ID – Parigi Moutong – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menghadiri kegiatan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang digelar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (17/4/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Yayasan Pendidikan Saraswati Tolai dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, hingga umat Hindu dari sejumlah wilayah.

Acara tersebut turut dihadiri Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan DPRD kabupaten, Kementerian Agama, OPD, camat, tokoh masyarakat, serta perwakilan umat Hindu.

Dalam momentum itu, Bupati Erwin menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di daerah tersebut. Ia menekankan bahwa Nyepi bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga ruang refleksi diri untuk memperkuat nilai kebajikan serta menjaga harmoni sosial.

“Melalui perayaan Hari Raya Nyepi ini, saya berharap seluruh umat Hindu dapat semakin meningkatkan kualitas diri melalui introspeksi, pengendalian diri, dan penguatan nilai-nilai dharma dalam kehidupan sehari-hari. Semangat inilah yang akan menjadi pondasi dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat kita,” ujar Bupati.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Dharma Santi yang dinilainya berlangsung khidmat dan mencerminkan kuatnya toleransi antarumat beragama di wilayah tersebut. Menurutnya, tema kegiatan “Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga, Nusantara Harmoni Indonesia Maju” sejalan dengan semangat persaudaraan universal.

“Tema ini mengajak kita semua untuk menyadari bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar yang hidup di bumi yang sama. Perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang harus kita jaga bersama demi terciptanya harmoni dan kemajuan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Erwin juga menyatakan dukungan terhadap rencana pelaksanaan kegiatan Lembaga Pengembangan Dharma Gita tingkat provinsi di Parigi Moutong. Ia menilai kegiatan keagamaan berskala besar dapat memperkuat pembinaan umat sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.

Ia juga mendukung rencana festival ogoh-ogoh sebagai agenda budaya tahunan yang dinilai mampu mendorong kreativitas generasi muda serta memperkuat identitas budaya daerah.

Kegiatan Dharma Santi ditutup dengan suasana penuh kebersamaan, menjadi momentum penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Parigi Moutong.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *