PARIGI MOUTONG,DIALOGIS.ID – Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi pembelajaran, tetapi juga menjadi penentu arah masa depan pendidikan siswa.

Pelaksanaan TKA dinilai memiliki peran strategis dalam memetakan kemampuan dasar peserta didik, khususnya pada aspek literasi dan numerasi.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong menjadikan hasil TKA sebagai salah satu indikator penting dalam menilai kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sunarti, menegaskan bahwa hasil TKA akan menjadi acuan utama dalam rapor pendidikan siswa.
“Hasil TKA ini nantinya akan kita lihat dalam rapor pendidikan, dan menjadi dasar apakah siswa siap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya belum lama ini.
Menurutnya, penilaian yang lebih objektif melalui TKA akan membantu sekolah maupun orang tua dalam memahami kemampuan akademik siswa secara lebih komprehensif.
Ia menjelaskan, capaian hasil TKA juga membuka peluang lebih luas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah-sekolah unggulan.
“Bukan hanya SMP di sekitar Parigi, tetapi siswa juga berpeluang masuk ke sekolah favorit yang mereka impikan, selama memiliki prestasi akademik yang baik,” jelasnya.
Selain sebagai alat ukur akademik, TKA juga menjadi bagian dari transformasi sistem pendidikan yang semakin modern dan berbasis digital.
Sunarti menambahkan, rapor pendidikan kini telah tersedia secara daring sehingga memudahkan sekolah dan orang tua dalam memantau perkembangan siswa.
Selain itu, sistem ijazah juga telah beralih ke bentuk elektronik atau e-ijazah sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas.
“Ini bagian dari modernisasi sistem pendidikan kita, sehingga lebih transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelaksanaan TKA tahun ini dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta memperkuat daya saing siswa di tingkat regional maupun nasional.











