Fahri Attaqi Tekankan ADUJAK GenRe sebagai Ruang Pengembangan Diri Remaja

Fahri Attaqi, Ketua Panitia Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana (ADUJAK GenRe) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026. Foto : Encep Mul.

PARIGI MOUTONG,DIALOGIS.ID – Ketua Panitia Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana (ADUJAK GenRe) Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026, Fahri Attaqi, menyebut penyelenggaraan ADUJAK GenRe tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing dan memiliki kepedulian sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Fahri saat membuka rangkaian kegiatan ADUJAK GenRe Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Minggu (21/6/2026).

Menurutnya, tantangan yang dihadapi remaja saat ini semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan lebih banyak generasi muda yang mampu menjadi teladan sekaligus motor perubahan di tengah masyarakat.

Ia mencontohkan sejumlah persoalan yang masih dihadapi kalangan remaja, seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, dan pernikahan usia dini.

Kondisi tersebut, kata dia, memerlukan keterlibatan aktif generasi muda dalam memberikan edukasi kepada lingkungan sekitarnya.

“ADUJAK GenRe bukan sekadar ajang perlombaan maupun pemilihan figur remaja terbaik. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang pembelajaran, ruang pengembangan diri, dan ruang lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Fahri mengatakan, panitia berupaya menjadikan ADUJAK GenRe 2026 sebagai wadah bagi remaja untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, sekaligus membangun jejaring antarpeserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Parigi Moutong.

Tahun ini, sebanyak 79 peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka terdiri atas 34 finalis Duta GenRe Kabupaten Parigi Moutong Tahun 2026 yang berasal dari berbagai sekolah dan kecamatan, serta 45 peserta Jambore Ajang Kreativitas (JAK) yang mewakili tujuh kecamatan, yakni Mepanga, Torue, Tomini, Moutong, Sidoan, Parigi Utara, dan Ongka Malino.

Pada kesempatan itu, Fahri turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Dinas P3AP2KB Kabupaten Parigi Moutong, sponsor, dewan juri, sekolah, organisasi kepemudaan, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan ADUJAK GenRe sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, bukan semata-mata mengejar gelar juara.

“Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita pulang dengan pengalaman baru, wawasan baru, jaringan pertemanan baru, serta semangat baru untuk terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *