Pendidikan Anak Tak Cukup di Sekolah, Ibrahim Tekankan Peran Keluarga

Ibrahim, SE., M.A.P., selaku Plt. Sekretaris Disdikbud Parigi Moutong, saat menghadiri Kajian Parenting yang digelar Yayasan Wahdah Islamiyah di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (7/11/2026). (Foto: Iwan sukri)

PARIGI MOUTONG, Dialogis.id — Pembentukan karakter anak membutuhkan peran keluarga yang berjalan seiring dengan pendidikan di sekolah. Orang tua dinilai memiliki tanggung jawab besar dalam mendampingi tumbuh kembang anak, terutama menghadapi tantangan penggunaan teknologi digital.

“Pendidikan dalam hal membentuk anak, mendidik anak, apalagi membentuk karakternya, jangan hanya dianggap sebagai tugas sekolah. Mendidik anak itu harus berkolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua,” tegas Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim, SE., M.A.P.

Pernyataan tersebut disampaikan Ibrahim saat menghadiri Kajian Parenting yang diselenggarakan Yayasan Wahdah Islamiyah Parigi Moutong di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Ibrahim, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak karena waktu yang dihabiskan bersama orang tua jauh lebih banyak dibandingkan waktu di sekolah. Kondisi itu membuat pendampingan keluarga tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh pendidikan formal.

Ia mengapresiasi inisiatif Yayasan Wahdah Islamiyah Parigi Moutong yang menghadirkan ruang edukasi bagi orang tua melalui kegiatan bertajuk Mendidik Anak di Era Digital: Antara Cinta, Batasan, dan Keteladanan.

Baginya, kegiatan parenting menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pemahaman orang tua mengenai pola pengasuhan, termasuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak di tengah perkembangan teknologi.

“Peran orang tua ini sangat dibutuhkan karena lebih banyak sebenarnya anak-anak itu dengan orang tuanya, sekolah itu hanya beberapa jam. Oleh karenanya, kegiatan parenting ini memberikan edukasi dan pendidikan kasih sayang terhadap anak di era digitalisasi yang sangat penting,” ujar Ibrahim kepada Kalammedia.net.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak orang tua memahami tanggung jawabnya dalam mendidik dan mendampingi anak, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan sosial.

“Harapannya tentunya sangat banyak, salah satunya bahwa orang tua mengetahui perannya seperti apa. Mendidik anak itu sekali lagi tidak hanya di sekolah, tetapi peran orang tua yang sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Kajian parenting tersebut menghadirkan penceramah sekaligus akademisi asal Makassar, Ust. Dr. Askar Yaman, S.Pd., M.M., M.Pd., yang membawakan materi seputar pola pengasuhan anak di tengah perkembangan era digital.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *