MUKERDA GPdI Sulteng Resmi Dibuka, Wagub Ajak Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Foto bersama acara Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Tengah tahun 2026.

PARIGI MOUTONG,DIALOGIS.ID – Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Tengah tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Kegiatan tersebut digelar di Gereja Pantekosta di Indonesia Jemaat Siloam Parigi, Selasa (03/03/2026).

Dalam sambutannya yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi kepada panitia dan Majelis Daerah GPdI Sulawesi Tengah atas kesiapan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa MUKERDA bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum penting dalam menentukan arah pelayanan gereja, memperkuat komitmen iman, serta memperkokoh kontribusi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kehadiran 48 wilayah dan 624 gereja GPdI di seluruh Sulawesi Tengah menunjukkan besarnya peran gereja dalam kehidupan masyarakat.

“Gereja bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga pusat pembinaan moral, pembentukan karakter, penguatan keluarga, serta pemberdayaan sosial”

Wagub juga menekankan bahwa Sulawesi Tengah merupakan daerah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Kondisi tersebut, katanya, harus dijaga sebagai anugerah yang memperkuat persatuan.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memandang kerukunan umat beragama sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan. Dalam hal ini, gereja disebut memiliki peran sebagai mitra pemerintah dalam membangun masyarakat yang toleran dan berkarakter.

Lebih lanjut, ia menyebut MUKERDA sebagai forum strategis untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah ke depan di tengah tantangan era digital, perubahan sosial, dan dinamika ekonomi yang cepat.

“Saya berharap melalui mukerda ini akan lahir gagasan-gagasan segar, program kerja yang realistis dan berdampak serta komitmen pelayanan yang semakin kuat. GPdI sulawesi tengah diharapkan mampu menjadi pelopor dalam membangun generasi muda yang berintegritas, keluarga yang kokoh, serta masyarakat yang peduli dan solider”

Ia juga memaparkan berbagai upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendorong pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan layanan publik. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh program tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan.

“Saya juga mengajak seluruh peserta mukerda untuk menjadikan forum ini sebagai wadah musyawarah yang penuh hikmat, menjujung tinggi kebersamaan, serta mengutamakan kepentingan pelayanan dan kemaslahatan umat fi atas kepentingan pribadi maupun golongan”

Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan MUKERDA sebagai ruang musyawarah yang mengedepankan kebersamaan dan kepentingan pelayanan umat.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *