Warga Payangan Minta Bantuan Sertifikat Tanah Pura saat Reses Bunda Leli

PARIGI MOUTONG,DIALOGIS.ID – Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Partai Golkar, Ni Wayan Leli Pariani, melaksanakan reses masa persidangan tahun 2026 di Dusun Payangan, Desa Braban, Kecamatan Balinggi, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai mendesak, mulai dari infrastruktur hingga legalitas tanah tempat ibadah.

Dalam dialog bersama legislator yang akrab disapa Bunda Leli itu, warga Dusun Payangan menyoroti status tanah pura yang hingga kini belum memiliki sertifikat resmi.

“Kami meminta bantuan Bunda Leli agar bisa memfasilitasi pengurusan sertifikat tanah Pura ke pihak BPN. Sudah berpuluh-puluh tahun kami menantikan kejelasan sertifikat ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bunda Leli menyatakan akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) guna membantu proses pengurusan sertifikat.

Ia menilai kepastian hukum atas tanah tempat ibadah penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat dalam menjalankan ibadah.

Selain persoalan agraria, warga Kecamatan Balinggi dan Kecamatan Torue juga mengusulkan pembangunan infrastruktur berupa pengaspalan jalan lingkar desa di Desa Braban serta jalan penghubung Dusun Mataram, Desa Torue menuju Desa Astina.

Di bidang seni dan budaya, masyarakat meminta adanya instruktur tari guna mendukung pelestarian budaya lokal.

Sementara pada sektor pertanian, warga mengusulkan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor sawah, serta pengadaan kursi untuk menunjang fasilitas umum desa.

Masyarakat juga berharap pemerintah dapat melakukan sosialisasi lebih awal terkait program bantuan agar informasi yang diterima melalui pemerintah desa lebih jelas dan tepat sasaran.

Menutup dialog, Bunda Leli meminta seluruh aspirasi masyarakat segera dituangkan dalam bentuk proposal resmi agar dapat diperjuangkan di DPRD.

“Saya sangat menghargai masukan bapak dan ibu sekalian. Agar semua aspirasi ini memiliki dasar yang kuat saat kami perjuangkan di parlemen, saya minta pemerintah desa dan kelompok masyarakat segera menyusun proposal resminya,” ujarnya.

Kegiatan reses tersebut kembali menegaskan peran Bunda Leli sebagai penyambung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan V.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *