
Parigi Moutong, DIALOGIS.ID – Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid menghadiri sekaligus menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-58 Tingkat Kecamatan Ampibabo di Masjid Raya Desa Tolole, Kamis (23/7/2026).
Penutupan MTQ berlangsung khidmat dan dihadiri panitia, dewan hakim, peserta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Ampibabo.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati Abdul Sahid, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dewan hakim, dan masyarakat Kecamatan Ampibabo, khususnya Desa Tolole Raya, atas kerja keras dan kekompakan dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.
Wakil Bupati menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah dan menumbuhkan nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.
“Saya merasa bangga dan bahagia menyaksikan antusiasme peserta, semangat para pembina, serta dukungan masyarakat yang begitu luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa Al-Qur’an telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita,” ujarnya.
Menurutnya, MTQ merupakan panggung lahirnya generasi Qurani yang diharapkan menjadi calon pemimpin masa depan, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelaksanaan MTQ tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Al-Qur’an tidak hanya indah dilantunkan, tetapi mampu membentuk karakter, memperhalus akhlak, dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman kita,” tegasnya.
Kepada para pemenang, Bupati mengucapkan selamat dan meminta agar prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar dan menginspirasi masyarakat.
Sementara kepada peserta yang belum meraih juara, ia berpesan agar tetap semangat karena nilai utama MTQ terletak pada keikhlasan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, bukan semata-mata pada piala atau penghargaan.
Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada dewan hakim dan juri yang telah menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab demi menjaga marwah dan integritas pelaksanaan MTQ.
“Semoga segala upaya dan pengabdian kita dalam perhelatan ini dicatat sebagai amal jariyah yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Parigi Moutong,” pungkasnya.
Melalui pelaksanaan MTQ Ke-58 Tingkat Kecamatan Ampibabo, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi fondasi dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan memperkuat persatuan daerah.






