Hadiri Peringatan HUT Ke 19 Kec. Balinggi, Sekda Zulfinasran Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran dan Cuaca Ekstrem

Sekda Parigi Moutong Zulfinasran menghadiri peringatan HUT ke-19 Kecamatan Balinggi yang dirangkaikan dengan pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Balinggi ke-IX, Sabtu (29/8/2026)(Foto : Sekitar Parigi).

PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan cuaca ekstrem. Pesan itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Balinggi ke-19 yang dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Balinggi ke-IX, Sabtu (29/8/2026).

Mewakili Bupati Parigi Moutong, Zulfinasran mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT kecamatan sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mengevaluasi capaian pembangunan.

Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Masyarakat dan pemerintah perlu melihat kembali berbagai capaian yang telah diraih serta memperkuat komitmen untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Peringatan Hari Ulang Tahun ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap apa yang telah kita capai dan sekaligus memperkuat komitmen untuk melangkah lebih baik pada masa yang akan datang,” kata Zulfinasran.

Dia juga menyampaikan pesan Bupati Parigi Moutong agar masyarakat terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

Zulfinasran menilai Kecamatan Balinggi memiliki sejumlah potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi tersebut antara lain sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta sumber daya manusia.

Selain itu, dia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Balinggi ke-IX.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ harus menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an serta mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulfinasran turut menyoroti kondisi cuaca yang tidak menentu. Dia meminta masyarakat, khususnya warga di wilayah yang mengalami kekeringan, berhati-hati saat melakukan pembersihan lahan menggunakan api.

Menurut dia, pembakaran yang tidak terkendali berpotensi memicu kebakaran dan meluas ke area lain.

“Kalau di sini masuk dalam keadaan kekeringan, apabila mau melakukan pembersihan di kebun, tolong masalah bakar-bakar jangan sampai menyebabkan kebakaran yang lebih besar lagi,” katanya.

Zulfinasran juga mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi musim hujan yang diperkirakan berlangsung sekitar Oktober hingga November.

Dia mengajak warga memanfaatkan kondisi saat ini untuk membersihkan lingkungan, termasuk selokan dan saluran air. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang dapat terjadi ketika curah hujan meningkat.

“Manfaatkan momen ini untuk persiapan bersih-bersih dalam menghadapi suasana cuaca ke depan,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Zulfinasran secara resmi membuka MTQ tingkat Kecamatan Balinggi ke-IX. Dia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, persatuan, dan kebersamaan masyarakat Balinggi.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *