
PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi Gerindra, Suyadi, menyerap aspirasi warga dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Kotaraya Barat, Kecamatan Mepanga, Jumat (7/8/2026).
Ratusan warga hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Camat Mepanga, sejumlah kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, kelompok petani, serta pelaku UMKM.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi, terutama kerusakan infrastruktur akibat banjir, akses jalan, serta kebutuhan peningkatan pelayanan kesehatan.
Kepala Desa Kotaraya Barat mengusulkan perbaikan tanggul atau bronjong yang rusak akibat banjir sekitar tiga bulan sebelumnya.
Sementara itu, Camat Mepanga menyampaikan usulan penambahan ruangan di Puskesmas Mepanga untuk menunjang pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Persoalan jalan juga menjadi perhatian warga. Mereka meminta perbaikan jalan penghubung Desa Maranti serta peningkatan kualitas jalan kantong produksi untuk mendukung mobilitas hasil pertanian.
Warga Kotaraya Induk mengusulkan pengaspalan Jalan Kenangan dan Jalan Kasuari, masing-masing sepanjang 500 meter.
Sedangkan Desa Sumber Agung mengusulkan penimbunan jalan dusun sepanjang 500 meter yang berada di Dusun I dan Dusun III.
Aspirasi juga datang dari sektor sosial dan keagamaan. Warga mengusulkan bantuan satu set tenda dan kursi untuk Yayasan Jama’ah Al-Amin, renovasi Mushola Darul Muhajirin, serta pembangunan gedung parkir dan teras Masjid Al-Ikhlas.
Selain itu, warga mengusulkan bantuan 500 kursi untuk Sumber Sari B, 200 kursi untuk Sumber Sari A, serta satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Suyadi mengatakan peningkatan status Puskesmas Mepanga perlu diikuti dengan kesiapan lahan dan tenaga kesehatan.
Ia juga menyebut keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu kendala dalam pembangunan infrastruktur.
“Semua aspirasi bapak dan ibu sekalian sudah saya kantongi. Untuk usulan timbunan jalan dusun di Desa Sumber Agung, insyaallah dapat segera terealisasi dalam waktu dekat. Sedangkan untuk perbaikan Mushola Darul Muhajirin, akan saya masukkan secara khusus melalui jalur anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan. Terkait usulan pengadaan mobil Damkar, kita semua berharap agar ke depan dinas pemadam bisa berdiri sendiri sebagai badan mandiri, sejalan dengan program usulan Bupati yang menargetkan kebijakan pengadaan satu armada Damkar untuk setiap satu daerah pemilihan,” jelas Suyadi.
Dalam kesempatan tersebut, Suyadi juga menyampaikan sejumlah bantuan yang sebelumnya telah direalisasikan di wilayah Kotaraya.
Bantuan tersebut antara lain mesin pencacah rumput, mesin semprot sistem cas, pembangunan talud, penimbunan jalan desa, sumbangan Rp20 juta untuk Pura Persatuan, serta bantuan pembangunan sarana rumah ibadah.
Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai usulan warga menjadi bahan bagi Suyadi untuk diperjuangkan melalui fungsi penganggaran dan pengawasan DPRD, sesuai kewenangan pemerintah daerah dan kemampuan anggaran yang tersedia.






