Parimo Perluas Seragam Gratis, 2.383 Murid Baru MTs Jadi Penerima

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, di Halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (20/10/2026). (Foto: Iwan)

PARIGI MOUTONG, DIALOGIS.ID – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperluas program seragam sekolah gratis kepada 2.383 murid baru Madrasah Tsanawiyah (MTs) tahun ajaran 2026–2027. Sebelumnya, program tersebut menyasar murid baru jenjang SD dan SMP.

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyerahkan bantuan secara simbolis di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (20/10/2026). Penyerahan itu dirangkaikan dengan kampanye Gerakan Bersama Kembalikan Anak ke Sekolah.

Erwin mengatakan, perluasan program ke madrasah merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan kesempatan yang sama kepada peserta didik dalam memperoleh bantuan pendidikan.

“Ini bentuk komitmen kami. Pada tahun pertama, kita sudah menyerahkan seragam gratis kepada anak-anak kita yang bersekolah di SD dan SMP di bawah naungan Kementerian Pendidikan,” ujar Bupati.

Menurut Erwin, perluasan bantuan tersebut juga menindaklanjuti masukan masyarakat dan Kementerian Agama agar murid madrasah memperoleh bantuan seragam seperti peserta didik di sekolah umum.

Namun, penyaluran bantuan masih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pada 2026, program tersebut baru menjangkau murid baru MTs.

“Untuk tahun ini, kemampuan anggaran kita baru bisa memberikan bantuan kepada murid Madrasah Tsanawiyah,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong, Sunarti, menjelaskan bahwa pada 2025 program seragam gratis telah menjangkau 15.440 murid baru SD dan SMP di seluruh kecamatan di Parigi Moutong.

Sementara itu, pada 2026 bantuan diberikan kepada 2.383 murid baru MTs. Setiap paket terdiri atas baju, celana atau rok, topi, dan dasi untuk menunjang kebutuhan murid dalam mengikuti kegiatan belajar.

Pemkab Parigi Moutong berencana menghitung kebutuhan anggaran untuk memperluas program pada 2027, termasuk bagi murid baru Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pendataan calon penerima akan dikoordinasikan dengan Kantor Kementerian Agama.

“Insyaallah, untuk tahun depan kita hitung kembali agar anak-anak kita yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah bisa mendapatkan bantuan seragam gratis. Kita ingin mereka diperlakukan sama dengan anak-anak yang bersekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan,” tegasnya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *