Maulid Akbar di Tombi, Wabup Parimo Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

PARIGI MOUTONG, Dialogis.id – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, mengajak masyarakat memperkuat akhlak, menjaga keluarga dari ancaman narkoba dan judi online, serta meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri perayaan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Minggu (4/10/2026). Dalam kegiatan itu, Abdul Sahid membacakan sambutan tertulis Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase.

Perayaan tersebut dihadiri Ketua Utama Alkhairaat sekaligus pembawa hikmah Maulid, H.S. Alwi Saggaf Al-Jufri, Lc., M.A., Ketua Umum PB Alkhairaat, pengurus Komda Alkhairaat Parigi Moutong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Camat Ampibabo, para kepala desa, pengurus Wanita Islam Alkhairaat (WIA), serta tokoh agama, adat, pemuda, dan perempuan se-Kecamatan Ampibabo.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Abdul Sahid menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut perlu menjadi pengingat bagi umat Islam untuk memperbaiki akhlak dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Kecintaan kita kepada Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada ungkapan lisan dan perayaan Maulid semata. Kecintaan tersebut harus benar-benar diwujudkan dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari melalui keteladanan, kesabaran, kepemimpinan, dan kasih sayang kepada sesama,” ujar Wabup membacakan pesan Bupati.

Ia juga menyoroti pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi yang membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama dalam membentuk karakter anak-anak dan generasi muda.

Menurutnya, kemajuan daerah perlu berjalan seiring dengan penguatan iman, karakter, dan akhlak masyarakat. Kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa diimbangi nilai moral yang kuat.

“Kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman, kokoh karakter, dan berakhlak mulia. Kemajuan daerah tidak akan memiliki makna yang utuh apabila tidak diiringi dengan kualitas manusia yang baik,” ungkapnya.

Selain penguatan akhlak, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga mengingatkan masyarakat agar melindungi keluarga dari ancaman narkoba dan judi online. Kedua persoalan tersebut dinilai dapat membawa dampak serius, mulai dari kerusakan kesehatan dan masa depan hingga kerugian ekonomi serta rusaknya hubungan sosial dalam keluarga.

“Jangan coba-coba, jangan terpengaruh, dan jangan beri ruang bagi narkoba maupun judi online. Mari kita bersama-sama menjaga keluarga, melindungi anak-anak kita, serta menciptakan Kabupaten Parigi Moutong yang aman, sehat, produktif, dan bermartabat,” imbaunya.

Menutup sambutannya, Abdul Sahid menyampaikan pesan Bupati agar semangat Maulid Nabi menjadi sarana mempererat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah. Perbedaan pandangan maupun latar belakang, menurutnya, harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan, bukan menjadi penghalang dalam kehidupan bermasyarakat.

“Keberhasilan pembangunan Kabupaten Parigi Moutong tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Mari kita jadikan semangat Maulid Nabi ini sebagai pendorong untuk saling merangkul demi Parigi Moutong yang semakin religius, rukun, dan penuh keberkahan,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW oleh H.S. Alwi Saggaf Al-Jufri, Lc., M.A., serta doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *